collapse

Articles

Recent Topics

Selamat Datang di Forum Supermoto Indonesia by supermotoindonesia
[Yesterday at 11:03:55 PM]


Salam kenal.... by andra
[Yesterday at 10:55:08 PM]


Cara paling efektif naekin performa motor by andra
[Yesterday at 10:50:52 PM]


KABUPATEN BOGOR, KODYA BOGOR DAN SEKITARNYA DI DIEU YEUHHH by Baby Bandit
[Yesterday at 10:38:11 PM]


Salam kenal semua by diky
[Yesterday at 08:41:43 PM]

Top Member Stats

zac-071 zac-071
147 Posts
elfri_jr elfri_jr
140 Posts
OM RUDY OM RUDY
103 Posts
ranroe ranroe
96 Posts
andra andra
86 Posts
Chiki Boy
83 Posts
anaKKancil anaKKancil
74 Posts
blade blade
74 Posts
Baby Bandit Baby Bandit
65 Posts
Botack Botack
65 Posts

Top Topics

Top Boards

Board Stats

  • stats Total Members: 206
  • stats Total Posts: 2132
  • stats Total Topics: 235
  • stats Total Categories: 4
  • stats Total Boards: 33
  • stats Most Online: 34

Visitor Stats

Total kunjungan bulan ini: 0
Total pengunjung bulan ini: 0

Site Stats

HTML hit counter - Quick-counter.net

Welcome SMI

Selamat datang di Forum Supermoto Indonesia

Forum Supermoto Indonesia tempat berbagi dan sharing komunitas pecinta supermoto indonesia

Supermoto Indonesia - Kebersamaan dan Persamaan


xxMemahami Rasio Sprocket ...

elfri_jr
January 19, 2012, 09:06:55 AM by elfri_jr
Views: 196 | Comments: 5

Untuk sepeda motor saat ini sebagian besar, daya dari mesin dan transmisi diteruskan ke roda belakang melalui rantai. Memang masih ada beberapa model menggunakan driveshafts (BMW dan beberapa tipe Honda), dan lainnya menggunakan sabuk bukan rantai (Harley).

Kembali ke rantai, untuk pengguna rantai dan sprocket, jumlah gigi di sprocket depan dan belakang menghasilkan sebuah rasio final drive. Rasio ini dengan mudah dapat diubah dengan mengubah sprocket dengan penggantian yang memiliki jumlah gigi yang berbeda.


Mengapa kita melakukan ini? Karena dengan penggantian rasio kita bisa mendapatkan tenaga (horse power) akhir yang efektif, torsi bawah yang efektif (memberikan akselerasi lebih cepat – walau ada pengorbanan pada kecepatan akhir). Hal ini yang dapat diperoleh adalah kita dapat menghitung RPM tertentu yang diinginkan pada pada kecepatan jelajah sesuai pilihan kita.

Misalnya, jika sepeda motor saat ini berjalan 5200 RPM pada 100 km/jam, dengan mengubah jumlah gigi, kita dapat bisa meningkatkan RPM lebih cepat (power-band lebih baik) atau menurunkan RPM lebih rendah (untuk mengurangi getaran dan meningkatkan efisiensi bahan bakar jarak tempuh)

Jenis-jenis Sproket
Saat ini, berbagai jenis rantai dijual dalam berbagai ukuran dan spesifik. Jika kita menggunakan rantai dengan tipe #520, maka gunakan sprocket yang juga dirancang untuk bekerja dengan rantai #520.


Perbedaan utama antara sprocket-sproket yang ada adalah lebar (seperti di atas), jumlah mata gigi, dan material dari sproket itu sendiri. Hampir semua produsen sepeda motor memproduksi sprocket dengan bahan baja sebagai sprockets standar (OEM). Kenapa ? karena bahan baja relatif murah dan tahan lama.

Kelemahan ini ditangkap oleh produsen sproket aftermarket dengan m...

lampayo kita perluas pengetahuan

andra
January 17, 2012, 10:59:14 PM by andra
Views: 87 | Comments: 1

 tadi iseng" buka" youtube nemu yg bermanfaat nih
coba di cek dan di buffer yaa
semoga menambah wawasan :)
BRAAP!!!!
Spoiler for Hiden:
<a href="http://www.youtube.com/watch?v=mJSqcPmViEc" target="_blank">http://www.youtube.com/watch?v=mJSqcPmViEc</a>







brake ass push

xxETIKA TOURING

elfri_jr
January 17, 2012, 08:02:15 AM by elfri_jr
Views: 138 | Comments: 4

Tingginya peminat dan penggiat kegiatan motoadventure atau umum dikenal dengan touring pada akhirnya membuat sebuah kesadaran untuk melakukan sebuah proses sosialisasi akan etika dalam melakukan kegiatan ini. Terlepas dari permasalahan pribadi, menolak atau mengiayakan, paling tidak beberapa hal dibawah ini dapat menjadi dasar dari pengembangan etika kegiatan touring bagi setiap pelakunya.

Beberapa hal penting tersebut adalah:

1. KENDARAAN
  • Gunakan kendaraan yang didesain sedemikian rupa sehingga mampu melalui rintangan yang ditemukan selama perjalanan (tidak diperkenankan mengendarai kendaraan yang ceper atau modifikasi ekstrim)
  • Kendaraan dilengkapi dengan ban yang berkualitas baik
  • Kendaraan sebaiknya dilengkapi dengan lampu yang memadai (lampu depan, lampu rem dan lampu sign)
  • Gunakan saluran pembuangan (silencer) yang tidak memekakkan telinga.
2. PAKAIAN
  • Gunakan pakaian yang mampu menyerap keringat, celana panjang serta serta kemeja panjang.
  • Gunakan pelindung, seperti: Pelindung Siku (Elbow Protector), Pelindung Lutut (Knee Protector), Pelindung hidung/mulut (balaklava/ masker), Pelindung Dada (Chest Protector), Sarung Tangan, Helm, Sepatu yang menutup mata kaki dan Pelindung mata (Google). Sekaligus mantel (setelan jas hujan – bukan Ponco) wajib dibawa karena akhir2 ini sering turun hujan.
3. PERALATAN
Peralatan dan sparepart kendaraan ditentukan dari kondisi kendaraan yang digunakan dan kondisi jalur yang akan dilalui. Adapun beberapa peralatan tersebut antara lain adalah:
  • Peralatan dan Sparepart untuk perbaikan kendaraan, minimal adalah: Tang, Obeng, Kunci-kunci (8, 10, 12, 14), Kunci Inggris kecil, Busi, Sambungan Rantai, Kabel Gas dan kopling, Selotip Listrik dan Ban Dalam cadangan untuk Anda yang menggunakan velg dan ban berukuran leba
...

Pages: [1] 2 3